My Music

Senin, 23 Maret 2015

KEBUDAYAAN


Di dunia ini tidak lepas dari yang namanya kebudayaan. Pasti di setiap daerah mempunyai budaya masing-masing. Jika di suatu daerah tidak mempunyai daerah pasti budaya tersebut di anggap mati atau tidak ada.
Saya akan menjelaskan kebudayaan dari daerah Palembang atau Sumatra Selatan.
Di daerah sumatra selatan itu ada makana khas nya yang biasanya orang tau itu Pempek. Ada juga selain pempek, ada tekwan, model, burgo dan lain-lainnya.

Dan di palembang terdapat tariannya juga, saya akan menjelaskan Tari Tanggai :
Tari tanggai di bawakan pada saat menyambut tamu yang resmi di setiap acara pernikahan. Biasanya tari tanggai ini di bawakan dengan orang yang berjumlah ganjil, dan biasanya berkisar 3 atau 5 orang. Dan pakaian yang di gunakan itu:
-Songket
-Dodot
-Kalung
-Kanggul malang
-Tajuk cempako dan
-Kuku yang di buat dari lempengen tembaga.

  
Gambar 1. Tari Tanggai 


Referensi :
Tedi Sutardi. ( 2007) .  Antropologi: mengungkap keberagaman budaya. PT. Setia Purna Inves
http://inibangsaku.com/kebudayaan-palembang-sebagai-kekayaan-budaya-indonesia/ ( di akses pada 23 Maret 2015 )
https://books.google.co.id/books?id=Oup15S3lTDAC&pg=PA215&dq=kebudayaan+palembang&hl=en&sa=X&ei=GRMQVZ2OBIq3uQS8yYHQAg&redir_esc=y#v=onepage&q=kebudayaan%20palembang&f=false ( di akses pada 23 Maret 2015 )

PROFIL PRIBADI

Nama             : Maritha Isma Opsari
Jurusan           : Psikologi
Universitas     : Bina Nusantara

Hai semuanyaaa...... !!!
Saya ingin memperkenalkan diri, saya biasanya di panggil ISMA. Saya lahir di Palembang tanggal 16 Maret 1996. Biasanya teman saya memberi tahu saya kalau saya itu orangnya gak bisa diem ahaha, gak bisa berenti bicara, gak bisa berenti ngemil, apalagi kalo udah ketawa itu susah banget mau berentinya hahahha . Saya anak ke 3 dari 3 saudara, yaa anak paling kecil si emang. Saya mempunyai hobbi menyanyi, kadangan kalo udah nyanyi itu gak tau tempat lagi kali yaaa, walaupun kadangan nyanyi suka fales2 gitu suaranya hahahha. Saya juga orangnya mudah beradaptasi dengan orang lain. Cita-citanya sih yaaa awalnya mau jadi penyanyi, tetapi setalah mengambil jurusan psikologi jadi tertarik untuk menjadi psikolog anak. 

Aku ingat ketika masih kecil. Ketika masih kecil itu sama sekali tidak mengetahui masalah, tugas dan yang laiinya yang bisa membuat pusing . Mengingat ketika kecil itu memang sangat menyenangkan. 
 
Aku lagi kangen banget sama keluarga aku yang di palembang, kadangan suka mikir kapan bisa pulang ke palembang, libur aja belom ada, tugas banyak banget. Jadi sekarang cuman bisa telfonan aja dengan keluarga disana. I MISS YOU SO MUCH MY LITTLE FAMILY :')

Senin, 02 Maret 2015

APAKAH ITU ANTROPOLOGI ?



APA ITU ANTROPOLOGI ?

Filsafat antropologi adalah yang menjelaskan apakah itu manusia dan bagaimana hakikatnya manusia ? dan bagaimankan hubungannya manusia dengan orang lain dan alam di sekelilingnya.

Antropologi di Amerika bagi menjadi 4 :

  • Antropologi Fisik

  • Antropoogi Sosial
  • Antropologi Budaya

  • Antropologi Arkeologi


Antropologi di Eropa di bagi menjadi 3 :

  •     Antropologi Fisik 
  •    Antropologi Sosial
  •  Antropologi Budaya


Tokoh Antropologi

  •   Ely S. Parker

  • Teuku Jacob

  •  Alfred Kroeber

  • Bronislaw Malinowski

  •  Leslies White


Referensi :
T.O. Ihromi. 1999. Pokok- Pokok Antropologi Budaya.Yayasan Obor Indonesia.          Tedi Sutardi. 2007. Antropologi: Mengungkap Keragaman Budaya. PT Setia  Purna Inves.
Nur Syam. 2007. Antropologi. Penerbit : PT LKiS Pelangi Aksara.
Sidarto Danusubroto, Harry Tjan Silalahi, Kaelan, Wuryadi, Slamet Sutrisno, Teguh M, Seto Harianto, Darmaningtyas, Agus Basuki, A. Hafidah Asrom. 2014. Prosiding Focus Group Discussion Pakar I: Kajian Ilmiah Masalah Perbedaan Pendapat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Studi Pancasila UGM.     

APAKAH ITU SOSIOLOGI ?



APA ITU SOSIOLOGI ?
Sosiologi adalah ilmu tentang kehidupan yang meneliti sebuah perilaku manusia di dalam suatu kelompok. 


Tokoh-tokoh Sosiologi:

1. Aguste Comte : Beliau adalah seseorang yang pertama kali membuat kata sosiologi. Beliau dapat meliha suatu perubahan demokrasi dari segi positif dan negatif.

2.   Max Weber : Menurut beliau Sosiologi adalah suatu tindakan sosial dan juga bisa jadi “bukkan tindakan sosial” karna itu di lihat dari suatu pertimbangan seseorang.

3. Pierre Bourdleu : Beliau adalah seorang tokok sosiologi kultiral, dan beliau mempunyai anggapan tentang suatu keyakinan empiris. Beliau melihat pemantapan suatu penelitian gejala yang sangat banyak di bandingkan suatu perubahan sosial.

4.     C. Wright Mills : sosiologi bagaimana cara mengetahui apa yang terjadi di suatu lingkungan masyarakat ataupun yang ada di dalam dirinya tersebut. Beliau di juliku sebagai “Khayalan Sosiologi” dan khayalannya tersebut bisa membatu banyak orang untuk mengetahui tentang sejarah orang banyak atau masyarakat yang lainnya dan mereka juga bisa mengetahui tentang kehidupan pribadinya. Dan kita dapat menjawab kehidupannya dengan sosial.

5.     Robert K. Merton : Beliau adalah tokoh fungsionalisme structural, dimana suatu sosiologi menggunakan penalaran induktif. Maka sesuatu yang terjadi harus di buktikan dengan penelitian.


Referensi :

   A. Sonny Keraf, Mikhael Dua.2001. Ilmu Pengetahuan Sebuah Tinjauan Filosofis. Edisi 22. Kanisius.( 25-02-2015)
  
    Kun Maryati. 2001. Sosiologi- jilid 1. Penerbit : Erlangga

  Janu Murdiyatmoko.2007. Sosiologi: Memahami dan Mengkaji Masyarakat. Penerbit: Grafindo Media Pratama.

    Scott Last. 2004. Sosiologi Postmodernisme. Penebit : Kanisius

  Arief Budiman, Luthfi Assyaukanie, Stanley. 2006. Kebebasan, Negara, Pembangunan: Kumpulan tulisan, 1965- 2005. Pustaka Alvabet.

 





Kamis, 15 Januari 2015

MENERANGI DUSUN

Kompas, Jumat 26 Desember 2014

Di Susun Oleh : VIDELIS  JEMALI


Bapak Sudirman yang betempat tinggal di  Dusun Kawerewere, Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Selawesi Tengah pada tahun 2003 berniat untuk membangun rumah permanen di sekitar dusunnya dengan semen sebanyak 50 zak. Namun keinginannya berubah karena ingin membuat sumber energi di Dusunnya. Lalu semne tersebut di kelola di Sungai Meno yang tidak jauh dari rumahnya.

Bapak Sudirman ingin membuat PLTM ( Pembangkit Listrik Tenaga Mikrodha ) untuk Dusun Kawerewere. Tiga hari pertama beliau hanya berkutat sendiri untuk membuat proyeknya tersebut, namun ke esokan harinya tetangga membantunya dengan memberikan 2 zak semen lalu disusun 3 orang untuk membantunya membangun alur sungai dan bak penamung.

Sekitar pertengahan maret kerja keras itu membuahkan hasil dengan dimulai kincir kayu berdiameter 50. Llu bapak Sudirman mencoba kincir kayu berdiameter 80  dan bertambah rumah yang di aliri arus listrik. Lalu di buat kembali kincir kayunya menjadi berdiameter 150 pada tahun 2005 dan bertambah 13 unit rumah . Dan saat ini warga menyumbang Rp. 25.000,- dan bagi warga yang ingin di aliri listrik selama 24 jam membayar Rp. 40.000,-

Putaran kincir air itu menghasilkan 3000watt , listrik jarang mati kalau pun mati karena banjir bandang pada April 2014 karena kincir airnya dan dinamonya tergusur. Lalu waarga sekitar bergotong royong selama tiga bulan untk memperbaikinya.

bila kita melihat lebih dalam bapak Sudirman (41) lahir di Palu , 10 Juni 1973 dan sang istri bernama Zuliana (37) dan dikaruniai dua anak. Bapak Sudirman merupakan lulusan Diploma III Arsitektur Bangunan Fakultas Teknik Universitas Tadulako (2009) , dan mendapatkan penghargaan Energi Prakarsa 2013 dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral.

” Saya akan berusaha sekuat tenaga agar apa yang saya lakukan ini menjadi warisan yang berumur panjang , bila perlu dikembangkan dengan modifikasi-modifikasi oleh generasi selanjutnya,” ujarnya.

RATNAGANADI PARAMITA

Sabtu, 10 Januari 2014


Perempuan kelahiran Jakarta, 8 November 1992 ini penerima Satyalencana Wira Karya bidang Sains dan Seni dari PresidenRI. Ratna tidak ingin berhenti berkarya untuk Indonesia bahkan tahun ini dia menyelesaikan pendidikannya di bidang Neurosains dari Universitas California, San Diego, Amerika dengan mendapatkan beasiswa penuh selama 4 tahun. 

Walaupun banyak tawaran untuk bekerja diluar negeri namun dia tetap ingin kembali pulang dan mengembangkan neurosains di negeri asalnya, Indonesia. Ketertarikannya dalam bidang neurosains bermula saat mengamati cara anak belajar di pendidikan formal yang terlalu dibebani beragam pelajaran dan diminta untuk mengetahui dan meghafal sementara hanya di berikan porsi yang sedikit untuk anak mengasah kemampuan berfikir dan memecahkan masalah. 

Padahal kita bisa mengubah kebiasaan tersembut dengan satu kunci yaitu "kemauan". Anak-anak diajak untuk berdisusi sebuah masalah dan diajak untuk mencari solusi atau jalan keluarnya. Dengan neurosains, otak dibantu untuk bekerja lebih optimal dan lebih fokus pada hal yang penting

Menjemput Semangat dan Bakat Mereka

Kompas, Rabu 19 November 2014


( Di Susun Oleh : Cornelius Helmy )


Dadan dan Ginanjar, dua orang yang penuh dengan kegigihan dalam bidang pendidikan. Dadan dan Ginanjar merupakan orang yang mencari dan ‘menjemput’ anak-anak di sekitar Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa barat. Mereka berdua memiliki peran masing-masing yakni Dadan untuk menjemput anak-anak sedangkan Ginanjar bertanggung jawab mengenai kewirausahaan.

Yang dimaksud dari menjeput ialah mereka berdua ingin anak-anak yang tidak mampu dalam biaya bisa bersekolah dan mereka berjalan menyusuri kabupaten dan menyusuri jalan yang cukup sulit ditempuh. Namun mereka tetap bersemangat dan tetap menjaga kesehatan mereka agar tetap bugar menjalankan aktivitas ‘menjemput’ anak- anak agar dapat bersekolah. Banyak orang tua yang setuju dan merasa senang karena anak-anak mereka dapat lulus SMP dan bahkan banyak dari orang tua yang anak-anaknya dapat melanjutkan ke SMA.

Ginanjar berperan dalam bidang kewirausahaan agar murid-muridnya dapat mandiri, Ginanjar pun harus memastikan semua muridnya bersungguh- sungguh dalam mengerjakannya dan mereka juga memulai usaha mereka di tempat warung- warung sekitar. Usaha mereka tidak selalu berjalan mulus, mereka juga mengalami lika liku, dulu mereka pernah mengalami penyusutan murid dan kini seiring dengan berjalannya waktu murid-murid pun mengalami peningkatan.

Ginanjar MS mengeluti pendidikan sampai S-1 sedangkan Dadan lulusan S-2 mereka penuh dedikasi terhadap pendidikan dan kini mereka senang karena murid murid yang mereka jemput kini menglami perkembangan yang signifikan dalam pendidikan.